Alternatif Solusi Menhub Percepat Pengembangan Pelabuhan Tanjung Api-Api

Senin, 28 Agustus 2017

 

Palembang – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kegiatan peninjauan Pelabuhan Tanjung Api-api, Sabtu (26/8). Dalam sambutannya Menhub menyampaikan, akan mendorong PT. Pelindo II untuk segera melakukan peningkatan kerjasama dengan pihak investor untuk percepatan pengembangan Pelabuhan Tanjung Api-api.

“Agar jangan sampai kehilangan momentum percepatan pengembangan pelabuhan Tanjung Api-api dan untuk tidak saling menunggu antara investasi terlebih dahulu atau pembangunan,” ucap Budi.

Selanjutnya dalam kunjungan kerja yang turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo, Direktur Utama PT Pelindo II, Elvyn G Masassya, Sekretaris Daerah Pemprov Sumatera Selatan, Nasrun Umar ini, Menhub Budi mengatakan kawasan Pelabuhan Tanjung Api-api saat ini masih ditemukan beberapa kendala.

“Seperti kedalaman kolam yang dangkal, rata-rata 4-5m tergantung pasang surut air, sedimentasi di sekitar dermaga dan jalan akses yang belum beraspal,” urai Budi.

Dalam peninjauannya tersebut Menhub menyampaikan dua solusi alternatif pengembangan Tanjung Api-api, pertama adalah dilakukan pengerukan hingga berkedalaman maksimal -10 m LWS.

“Alternatif kedua yaitu keberanian membangun. Harus berani melakukan pembangunan pelabuhan di Terminal Tanjung Carat yang lokasinya berada 15 kilometer dari Tanjung Api-api,” jelas Menhub.

Untuk itu Menhub meminta PT. Pelindo II dan PT. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk membahas masalah percepatan pembangunan pelabuhan Tanjung Api-api.

“Saya memberikan kesempatan untuk melakukan FS (Feasibility Study) dalam satu bulan ke depan dan melaporkannya paling lambat dua bulan ke depan, serta saya menunjuk Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut sebagai peninjau,” tutup Menhub.

Pelabuhan Tanjung Api-api terletak di kota Banyuasin, Sumatera Selatan. Pelabuhan yang kepengelolaannya di bawah UPT Teknis KSOP Kelas II Palembang ini dimaksudkan sebagai pelabuhan Pengumpul, dengan panjang dermaga 50 x 20 m2, dan kedalaman dermaga -3,5 m LWS. Pelabuhan Tanjung Api-api saat ini mampu menampung kapal dengan bobot 464 GRT

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-api ini sudah mendapatkan izin lingkungan AMDAL dari APBD 2004 Prov. Sumatera Selatan, RIP dari APBD tahun 2013 prov Sumatera Selatan dan SID dari APBD tahun 2008 prov. Sumatera Selatan.

Adapun pelaksanaan pembangunan Tahun 2017 dilakukan melalui APBN, untuk kegiatan penyelesaian lapangan penumpukan dan jalan menuju dermaga. Adapun perkembangan pekerjaan di lapangan, saat ini sedang dilakukan mobilisasi material tiang pancang dan besi beton serta pematangan lahan untuk jalan.

Pelabuhan Tanjung Api-api dibangun untuk melayani komoditas batubara, dan diperkirakan Tahun 2017 ini siap untuk dioperasionalkan.

 

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.