BI: Cadangan Devisa Indonesia USD120,6 Miliar, Tertinggi Dalam 7 Bulan Terakhir

Jakarta – Tingginya arus modal yang masuk ke Indonesia (capital inflow) serta penerbitan surat berharga negara, mampu mendorong peningkatan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2018 menjadi 120,6 miliar dolar AS. “Di Desember 2018 cadangan devisa akan lebih baik, di atas US$ 120 miliar. Yaitu USD 120,6 miliar,” kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo di Jakarta.

Posisi cadangan devisa pada akhir Desember ini lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 117,2 miliar dolar AS. Sekaligus merupakan yang tertinggi sejak 7 bulan terakhir, atau sejak Mei 2018. Pada bulan Mei, cadangan devisa mencapai USD 122,9 miliar. “Cadangan devisa ini mampu untuk menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil,” tambah Perry, pada Senin (7/1/2019).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/1/2019), menyatakan bahwa posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. “Serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ujarnya.

Dirinya menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

“Peningkatan cadangan devisa pada Desember 2018, terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas, penerbitan global bonds dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah,” jelas Agusman. Untuk ke depan, dirinya meyakini stabilitas dan prospek perekonomian domestik tetap baik, serta kinerja ekspor tetap positif.

Berikut ini posisi cadangan devisa dalam satu tahun terakhir.
Januari 2018      : USD 131,98 miliar
Februari 2018    : USD 128,05 miliar
Maret 2018         : USD 126,003 miliar
April 2018           : USD 124,862 miliar
Mei 2018             : USD 122,914 miliar
Juni 2018            : USD 119,8 miliar
Juli 2018             : USD 118,3 miliar
Agustus 2018     : USD 117,9 miliar
September 2018: USD 114,8 miliar
Oktober 2018     : USD 115,2 miliar
November 2018 : USD 117,2 miliar
Desember 2018  : USD 120,6 miliar

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.