Hampir Rampung, Menhub: Makassar New Port Tingkatkan Efisiensi Arus Logistik

Makassar  – Progres proyek pembangunan Makassar New Port (MNP) telah mencapai 90%. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap nantinya MNP bisa meningkatkan efisiensi arus logistik di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Tujuannya adalah bagaimana efesiensi itu tercapai, bagaimana kecepatan proses bongkar muat itu tercapai. Dan juga akhirnya membuat ekspor kita lebih banyak dan kalau ekspornya banyak nanti investasi industri yang ada di Makassar ini bertambah,” kata Menhub usai meninjau langsung progres proyek pembangunan MNP, Rabu (12/9/2018).

Selain efisiensi arus logistik, menurutnya harus ada kolaborasi antar stakeholder sektor industri logistik dengan pengelola pelabuhan, PT Pelindo IV. “Sehingga ekspor-impor yang masuk dan keluar dari dan ke Makassar ini meningkat,” ujarnya.

MNP nantinya memiliki dermaga sepanjang 360 meter, dengan begitu pelabuhan ini akan memiliki kapasitas penumpukan peti kemas mencapai 1,5 juta TEUs per tahun.

Dengan progres pembangunan 90%, Budi Karya optimistis pembangunan salah satu proyek strategis nasional di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini dapat selesai tepat waktu. Direncanakan pada tahun ini MNP dapat diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, sehingga pada awal tahun 2019 dipastikan beroperasi secara optimal.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung menyebutkan, sistem dermaga yang diaplikasikan adalah secant pile dengan sistem boring yang bisa mengefisiensikan waktu dan biaya dengan kualitas yang lebih baik, di mana penerapannya baru ada dua di dunia, yaitu di Liverpool dan Makassar New Port.

“Dermaga ini adalah dermaga modern yang terkoneksi dengan jaringan kereta api Trans Sulawesi dan akan dioperasikan terintegrasi dengan pusat logistik Kawasan Berikat,” jelasnya.

Ia menambahkan, diperlukan integrasi jaringan jalan dari gate MNP ke jalan tol dengan koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal (Purn) TNI, Moeldoko saat berkunjung pada 22 April 2018, telah menyatakan akan ada tindak lanjut,” pungkas Doso.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.