Importir Mesir Minta Pemerintah RI Dorong Pemain Kopi Nasional

Kairo – Kopi adalah salah satu primadona komoditas ekspor Indonesia ke Mesir. Bahkan, lebih dari 80 persen kopi yang beredar di negeri berjuluk 1.000 menara ini berasal dari Indonesia. Sayangnya, eksportir kopi Indonesia  yang menjadi mitra bisnis Mesir tidak banyak. Bahkan banyak pemain kopi Indonesia justru berasal dari Singapura.

“Angka impor kopi Mesir dari Indonesia sebenarnya jauh lebih besar dari nilai aslinya karena banyak penampung-penampung kopi justru dimainkan negara lain seperti Singapura,” jelas Dubes Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzy, di Kairo, (9/7/2018).

Hal ini menurutnya, disebabkan banyak petani kopi Indonesia tidak familiar mengenai seluk beluk bisnis internasional. Kondisi ini dimanfaatkan oleh eksportir yang notabene adalah broker-broker asing. Alhasil, sekalipun komoditas kopi menjadi primadona, kondisi ini tidak berdampak banyak bagi tumbuhnya pengusaha kopi asal Indonesia.

“Masih sulit mencari eksporter kopi Indonesia yang memang benar-benar orang Indonesia,” keluh pebisnis kopi asal Mesir, Khaled Hamdy saat bertemu Helmy Fauzy di Kairo.

Menanggapi hal tersebut, Helmy berjanji menyampaikan masukan dari importir Mesir kepada kementerian terkait. Apalagi, lanjutnya, pemerintahan Joko Widodo sudah berupaya untuk meningkatkan pemberdayaan petani, termasuk petani kopi, untuk memiliki daya saing di pasar internasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Indonesia, total perdagangan RI-Mesir pada 2017 mencapai US$ 1,505 miliar atau naik 2,97% dibandingkan tahun 2016 yang mencapai US$ 1,462 miliar. Ekspor Indonesia ke Mesir di tahun 2017 tercatat sebesar US$ 1,253 miliar atau naik sebesar 12,89% dari  tahun 2016 yang terbukukan sebesar US$ 1,110 miliar.

Adapun produk ekspor utama Indonesia ke Mesir antara lain kelapa sawit, kopi, ban, karet, dan  rempah-rempah. Sedangkan impor utama Indonesia dari Mesir adalah fosfat, pupuk kimia, hasil pertanian dan perkebunan berupa buah-buahan dan kurma. Terkait investasi, hingga tahun 2017, investasi Indonesia di Mesir mencapai US$ 50 juta. Di sisi lain, jumlah investasi Mesir di Indonesia dalam tujuh tahun terakhir mencapai US$ 5 juta.

Khusus untuk komoditas kopi, KBRI Kairo mencatat tren pertumbuhan impor biji kopi Mesir dari dunia dalam kurun 2013-2017 sebesar 10,82 %. Pada tahun 2017, Indonesia tercatat sebagai negara pengekspor nomor satu biji kopi ke Mesir. Tren pertumbuhan impor kopi asal Indonesia sepanjang lima tahun terakhir mencapai 14,36%, dengan nilai impor di tahun 2017 mencapai US$ 55,463 juta, meningkat 28,05% dibanding tahun 2016.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.