Indonesia Ekspor 6.000 Ton Bawang Merah ke Singapura

Surabaya – Indonesia sebelumnya rutin melakukan impor, dan tercatat di tahun 2014 kita masih impor bawang merah mencapai 74.903 ton. Namun, di tahun 2016 pemerintah menyetop total impor bawang merah. Tidak berhenti di situ, sejak 2017 Indonesia pun akhirnya melakukan ekspor ke beberapa negara tetangga.

“Hari ini kita kembali membuktikan dengan ekspor bawang merah ke Singapura,” kata Direktur Jenderal Hortikultura Suwandi ketika mepelepas ekspor bawang merah oleh PT Aman Buana Putera, di Surabaya (9/7/2018).

Ia berharap, pada tahun 2018 ini ekspor komoditas hortikultura dapat terus meningkat lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. “Jika tahun lalu ekspor secara nasional sebesar 7.750 ton, untuk tahun ini, PT Aman Buana Putera saja sanggup ekspor 6.000 ton. Artinya ini akan naik 2 kali lipat,” ujar Suwandi.

PT Aman Buana Putera nantinya akan mengekspor 6.000 ton bawang merah secara bertahap ke Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. “Kami mendukung penuh dan mengapresiasi program dan kinerja Kementerian Pertanian yang dinahkodai Bapak Andi Amran Sulaiman, khususnya atas capaian swasembada bawang merah dan bahkan sudah ekspor sejak tahun lalu,” ungkap Herry Satyo, Direktur Utama PT Aman Buana Putera.

Dirinya mengaku sangat merasakan manfaatnya, bahkan saat ini menurutnya sangat mudah mencari pasokan bawang merah di sentra-sentra bawang merah. Dalam penyediaan bawang merah, perusahaan ini menjalin kerja sama dengan para petani langsung. “Kami bermitra dengan petani petani bawang merah di beberapa sentra di Bima, Malang, Probolinggo dan lainnya secara sinergis, saling menguntungkan dan berkelanjutan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo, menyebutkan bahwa Jawa Timur merupakan sentra bawang merah terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Tengah. “Produksi bawang merah Jawa Timur saat ini menyumbang sekitar 20% dari total produksi nasional,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa jajarannya tengah berkosentrasi untuk menyuplai varietas Super Philip yang berstandar ekspor. Adapun sentra bawang merah di Jawa Timur tersebar di Nganjuk, Malang, Probolinggo, Bojonegoro, Sumenep, Sampang, Pamekasan, Mojokerto hingga Bondowoso.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.