Jokowi: Pekerjaan Besar Kita, Turunkan Angka Kemiskinan Jadi 1 Digit

Tangerang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-11 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengingatkan, Indonesia masih memiliki pekerjaan besar yang harus diselesaikan. Angka kemiskinan, meskipun dari tahun ke tahun bisa diturunkan, tetapi menurutnya masih pada posisi yang tinggi.

“Tahun 2015 pada angka 11,13. Tahun 2016 pada angka 10,7. Tahun 2017 kemarin pada angka 10,12. Dan kita harapkan tahun ini angkanya turun menjadi 1 digit,” ujarnya di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/7/2018).

Angka pengangguran juga turun dari tahun ke tahun. Tahun 2015 pada angka 7,56 sementara  pada Februari 2018 sudah berada pada angka 6,87. “Ini masih pekerjaan besar kita bersama,” ucap Jokowi.

Ia menegaskan bahwa kunci apabila ingin pertumbuhan ekonomi baik itu hanya ada dua, yaitu investasi dan ekspor. Investasi, lanjutnya, akan datang kalau para investor bisa terlayani dengan baik, kecepatan perizinan kita bisa diberikan kepada investor. Demikian pula halnya dengan ekspor.

Karena itu, kalau ada investasi yang orientasinya ekspor, ia meminta agar izin segera diberikan, karena hal tersebut akan memperbaiki neraca perdagangan yang sekarang ini masih defisit, lebih banyak impornya daripada ekspornya. “Ini yang harus kita perbaiki bersama-sama. Antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bekerja bersama-sama,” tutur Jokowi.

Sebelumnya, di awal sambutan, presiden menyatakan segera meresmikan Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS), yang diyakininya akan mempercepat proses penerbitan perizinan.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.