Jonan: Presiden Perintahkan Pertamina Wajib Beli Seluruh Produksi Minyak Nasional

Jakarta – Pemerintah mewajibkan PT Pertamina (Persero) untuk membeli seluruh hasil produksi minyak mentah yang dihasilkan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) nasional. Penegasan tersebut dinyatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, usai meluncurkan Pelayanan “Contact Center ESDM 136”, Rabu (15/8/2018).

Kebijakan ini adalah perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat Rapat Terbatas (Ratas) sebagai bagian dari program peningkatan devisa di sektor ESDM. “Pertamina harus beli minyak produksi dari KKKS, dan Pertamina akan membeli dengan harga pasar. Jadi jangan produksi dari sini kemudian diekspor keluar dan Pertamina impor dari luar ke sini, yang pasti Pertamina wajib membeli,” ujar Jonan.

Mengenai harga beli Pertamina, Jonan memastikan bahwa Pertamina akan membeli sesuai dengan harga minyak dunia yang berlaku, sementara untuk mekanisme pembelian minyak mentah dari KKKS akan dipersiapkan oleh SKK Migas.

“Saya tidak tahu perbedaan antara harga ekspor crude dengan impor, tapi yang pasti Pertamina wajib untuk membeli dengan sesuai market price tidak mungkin tidak, dan SKK Migas yang akan membuat mekanisme jual belinya,” jelas Jonan.

Kebijakan mewajibkan Pertamina untuk membeli produksi minyak nasional ini akan berlaku secara permanen. Diharapkan dengan kebijakan itu Pertamina tidak hanya bisa mengurangi impor minyak mentah, tetapi juga mengurangi biaya transportasi minyak mentah. “Ya ini perintah Presiden, ya sudah diambil dari lokal saja, supaya hemat biaya transportasi,” terang Jonan.

Previous «
Next »

1 Comment

  1. Ini baru Presiden Indonesia yg penuh integritas, dedikasi dan berjuang untuk kemajuan bangsa Indonesia. Bukan untuk kantong sendiri . Ditambah Manterinya yg mentalnya sama, Pak Jonan 👍👍👍

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.