Lebih Dari 90% Bagian LRT Palembang Dikerjakan Indonesia

Palembang – Kereta ringan light rail transit (LRT) pertama di Indonesia telah diuji coba oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jumat (13/7/2018) di Palembang, Sumatra Selatan. Presiden Jokowi mengaku senang karena hampir seluruh konstruksi LRT Palembang ini menggunakan konten lokal. 

Local content-nya kurang lebih 95%, keretanya kurang lebih 40% sudah dikerjakan oleh INKA, untuk gerbong, boogie-nya 100%,” ujar Jokowi. “Ini sudah membuktikan bahwa kereta ringan LRT palembang ini memang lebih dari 90% dibuat oleh putra-putri terbaik Indonesia, baik keretanya baik konstruksinya.”

Ia pun menilai kereta buatan INKA dapat bersaing dengan produk yang ada di negara-negara maju di Eropa dan Amerika.  “Hanya mesin saja, mesin keretanya yang memang masih harus membeli dari Bombardier Jerman,” lanjutnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang turut mendampingi menerangkan bahwa biaya pembangunan infrastruktur LRT Sumsel sepanjang 22,3 km, beserta keretanya, sekitar 11,6 triliun rupiah. “Ini merupakan kombinasi antara APBN dan APBD,” ujarnya.

Tarif LRT nantinya berkisar antara Rp 5.000-Rp 10.000, tergantung dari jarak yang ditempuh. Tarif Rp 5.000 akan dikenakan untuk jarak tempuh pendek, sedangkan tarif sebesar Rp 10.000 dikenakan untuk tujuan ke Bandara. Dan selama uji coba pada tanggal 20-30 Juli 2018, tiket LRT Sumsel akan digratiskan.

“Itu kerja sama dengan bank. Jadi kalau akan gunakan ini secara gratis, datang ke Stasiun Bumi Sriwijaya, Jakabaring, Bandara dan ke Cinde, nanti dapat tiket kartu, bisa tap gratis. Setelah tanggal 30 kita akan lihat lebih lanjut akan gratis atau tidak,” jelas Budi.

Turut pula mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana saat peninjauan antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.