Masih Dominasi Bauran EBT, Panas Bumi Jadi Andalan Capai Target KEN

Jakarta – Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana pada acara Coffee Morning di Gedung EBTKE Jakarta, menyampaikan bahwa panas bumi menjadi andalan dalam memenuhi target Kebijakan Energi Nasional (KEN) tersebut.

“Sampai tahun ini, geothermal menempati urutan pertama. Sumber daya modalnya sudah ada, Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni, regulasi makin lengkap, penerimaan masyarakat semakin bagus, koordinasi juga makin kuat. Sepertinya geothermal punya peluang (sebagai andalan),” jelas Rida.

Keyakinan Rida juga didasari atas penambahan kapasitas dari pengoperasian atau Commercial Operation Date (COD) PLTP Lumut Balai 55 MW di Provinsi Sumatera Selatan, dan PLTP Sorik Marapi 40 MW di Provinsi Sumatera Utara. Pemerintah sendiri menargetkan pengembangan panas bumi pada tahun 2025 mencapai 7.241,5 MW. “Saat ini sumber EBT yang baru dimanfaatkan adalah sebesar 1.948,5 MW,” ungkap Rida.

Guna mewujudkan capaian tersebut, Rida berharap dukungan serta kerja sama yang kuat dengan para stakerholder terkait. “(Stakeholder) adalah pemicu dan pemacu dalam mencapai target, melengkapi regulasi yang mendukung hal tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat makin terbuka atas kegiatan pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi primer mereka. Adapun kapasitas terpasang panas bumi terus mengalami peningkatan sejak tahun 2014. Dari yang hanya sebesar 1.403,5 MW pada tahun 2014, meningkat menjadi 1.438 MW pada 2015, kemudian menjadi 1.643,5 MW di tahun 2016, dan menjadi 1.808,5 MW di 2017.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.