Menhub Cek Pengerukan Alur Pelayaran Pelabuhan Pulau Baai


Bengkulu – Usai menghadiri Dialog Nasional Ke-19, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi langsung menuju Pelabuhan Pulau Baai untuk mengecek pengerukan alur pelayaran. Pengerukan ini dilakukan agar pelabuhan dapat disinggahi oleh kapal berukuran 50 ribu metrik ton.

“Bengkulu memiliki beberapa komoditas yang dapat dikirim namun saya melihat ada kekurangan di Pelabuhan Pulau Baai yaitu alur yang tidak sempurna padahal kolam bagus sekali. Oleh karenanya saya menugaskan PT Pelindo II untuk memperbaiki alur tersebut,” jelas Budi di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu pada Sabtu (4/8/2018).

Sebelumnya Menhub menjelaskan bahwa pengembangan pelabuhan sangat strategik bagi Bengkulu. Karena menurutnya, Bengkulu memiliki batu bara, kopi, CPO dan karet, dan saat ini komoditas yang ada tidak secara produkif bisa diekspor. “Saat ini drafnya hanya 5 meter dan dilakukan pengerukan minimal kedalaman menjadi 10 meter. Jika sudah selesai kapal-kapal besar bisa masuk, tidak ada halangan lagi,” ungkapnya.

Hal lain yang diupayakan adalah menggunakan tol laut untuk mengekspor komoditas dari Bengkulu.”Saya memberikan ruang kepada masyarakat Bengkulu untuk mengirimkan barang-barang unggulan seperti kopi dan lain-lain. Kita juga bisa memberi subsidi kepada masyarakat Enggano untuk kembali ke Bengkulu dan bisa bekerja sama, sehingga tidak perlu menunggu lagi untuk mengirim barang,” terang Menhub.

Budi Karya berharap revitalisasi pada pelabuhan ini nantinya akan meningkatkan jumlah ekspor di Bengkulu.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.