Menteri Jonan: Permen ESDM Fasilitasi Pemda Kuasai PI 10%

 
Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan kembali mengungkapkan bahwa tujuan pemerintah menetapkan Participating Interest (PI) 10% tak lain dimaksudkan agar perekonomian daerah semakin merata. 

“Pemerintah Daerah (Pemda) harus menikmati PI 10%, sehingga perekonomian daerah menjadi menggeliat,” tutur Jonan pada Sarasehan dan Diskusi Nasional bertajuk “Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Sektor Hulu Migas”, di Jakarta, Rabu (8/8/2018). 

Menurut Jonan, di dalam Undang-Undang sudah mengamanatkan daerah harus mendapatkan alokasi PI 10%. Namun, karena sebelumnya tidak ada peraturan yang mengatur tentang tata cara penawaran dan pengalihan PI 10%, menyebabkan Pemda menerima hasil yang lebih sedikit dari 10%.

Jonan pun mencontohkan yang terjadi di Lapangan Banyuurip, Cepu, meskipun Pemda memiliki PI 10%, tetapi hasil yang diterima oleh Pemda masih relatif kecil.

“Saya tidak mengkoreksi, tapi saya bicara fakta, itu PI nya 10%, tapi mungkin Pemda menikmatinya hanya kecil sekali, karena pembiayaannya oleh pihak swasta,” ungkap Jonan kepada undangan yang berasal dari berbagai asosiasi migas di Indonesia tersebut.

Menjawab permasalahan tersebut, Jonan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10%. Dengan adanya Permen ini, Pemda tidak perlu bingung mencari modal awal, karena pembayaran PI dapat dicicil setelah mendapat bagi hasil produksi dari PI 10% tersebut. Dengan demikian, kontraktor lah yang akan menanggung modal awal PI 10%.

Jonan meyakini, jika tidak ada peraturan yang mengatur tentang tata cara penawaran dan pengalihan PI 10% tersebut, maka Pemda akan kesulitan untuk membayar, karena anggarannya sangat terbatas. “Kalau 10% nya itu dari Blok Rokan, saya kira tidak ada Pemda sekaya apapun yang mampu. Tidak mungkin bisa,” tambahnya.

Lebih lanjut Jonan menyatakan bahwa Pemda tidak perlu ikut membayar signature bonus yang diajukan oleh kontraktor ke pemerintah. “Signature bonusnya tidak ikut bayar. Gratis, free. Yang lainnya bayar, komitmen pasti eksplorasi dan sebagainya ini bayar, proporsional, tapi tidak mengeluarkan uang (di awal),” pungkasnya. 

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.