Menteri Kominfo : 2020 Seluruh Desa Papua Miliki Jaringan Internet

Jayapura – Melalui penyediaan akses telekomunikasi USO dan internet rakyat, Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika membangun Base Tranceiver Station (BTS) di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T) dan akses internet untuk sekolah serta Puskesmas.

Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia akan terhubung dengan jaringan backbone internet cepat pada Tahun 2019. “Ini kebijakan keberpihakan pemerintah untuk memastikan seluruh rakyat bisa akses internet cepat,” tandasnya saat mengunjungi dua kabupaten terdalam di tengah Papua yaitu Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Membramo Raya.

Kunjungannya kali ini untuk melihat secara langsung layanan telekomunikasi USO dan memastikan rencana Palapa Ring Timur berjalan dengan baik. Namun demikian, Rudiantara mengakui, beratnya tantangan dalam membangun infrastruktur di kawasan Papua.

“Papua tak seperti Jawa yang kondisi geografisnya lebih mudah  dibangun,” katanya, namun dirinya tidak akan menyerah. “Semua kabupaten di Papua dan Papua ada 41 kabupaten yang akan dibangun jaringan tulang punggung internet cepat. Ada 31 (daerah kabupaten) yang baru untuk dibangun akses yg baru inernet kecepatan tinggi. Ini kebjikan keberpihakan dari pemerintah yang Indonesia Sentris.”

Menteri Kominfo mencanangkan pada 2020 seluruh desa memiliki BTS, karenanya ia meminta bantuan Bupati dan seluruh jajarannya untuk memastikan akses internet bisa terwujud. “Kami mohon bantuan dari Pak Bupati karena masalah di Papua ini soal tanah. Nomor satu soal perizinan, kedua tanah kalau tidak ada tanah pasang antena dimana?” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda menghargai terobosan baru pemerintah pusat untuk membangun telekomunikasi di kawasan terdepan, terpencil dan tertinggal. “Terobosan baru Pemerintah Jokowi-JK untuk membangun telekomunikasi di daerah 3T sangat dirasakan manfaatnya. Terima kasih atas akses internet rakyat di sekolah, Puskesmas, serta lokasi publik,” katanya.

Lebih jauh ia meminta, agar tahun depan seluruh sekolah bisa mendapatkan akses internet untuk kebutuhan ujian nasional dan penerimaan peserta didik baru. “Kami berharap tahun depan seluruh Puncak Jaya dapat akses internet sehingga (bisa) penerapan sistem PPDB. Dengan adanya akses internet bisa kikis kesenjangan akses di pedesaan,” ujarnya.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.