Menuju Era Ekonomi Digital, Indonesia Perlu Reformasi Peraturan

Jakarta – Selain pembangunan fasilitas infrastruktur secara fisik, pemerintah perlu melakukan reformasi kebijakan dan peraturan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis startup di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada diskusi interaktif bersama Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional/ International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde.

Reformasi kebijakan dan peraturan nantinya diharapkan mampu menyeimbangkan kepentingan negara dan masyarakat serta kemudahan berbisnis bagi pelaku bisnis startup itu sendiri. Namun, lanjut Sri Mulyani, perlu dicatat bahwa reformasi kebijakan dan peraturan tersebut harus selalu memperhatikan keseimbangan antara kepentingan masyarakat dengan kepentingan para pelaku bisnis startup tersebut.

“Kita dapat membantu banyak bisnis start up. Saat ini pemerintah sedang memikirkan reformasi kebijakan apa yang sesuai untuk mendorong pertumbuhan bisnis start up di Indonesia. Christine menyampaikan bahwa kita telah menjadi empat besar (negara) penghasil bisnis start up terbanyak,” katanya.

Untuk itu, kita membutuhkan kebijakan dan birokrasi yang tidak menghambat pertumbuhan bisnis start up. “Namun sejujurnya, sebagai pembuat kebijakan anda selalu menghadapi dilema antara melindungi konsumen dan masyarakat, dan menciptakan sistem keamanan (bagi masyarakat) dengan (kebijakan dan peraturan) yang mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan bisnis start up,” tambah Sri Mulyani.

Menurutnya, pemerintah akan selalu mencari titik keseimbangan yang tepat antara kepentingan masyarakat, termasuk data, misalnya pencurian dan penyalahgunaan data masyarakat oleh pebisnis online, yang saat ini merupakan salah satu isu terpenting di dunia. “Dengan kemampuan untuk terus mendorong keterbukaan dan kesempatan berusaha (bagi para pelaku bisnis startup),” pungkasnya.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.