Pengembangan Jagung Wilayah Perbatasan Berorientasi Ekspor (Video)

Dalam program nawacita pemerintahan Jokowi, pemerintah akan membangun dari pinggiran dan perbatasan.

Sektor yang dinilai dapat memberikan dampak pengembangan ekonomi signifikan adalah sektor pertanian, sehingga menjadi fokus pembangunan perbatasan.

Upaya tersebut mulai membuahkan hasil berupa rencana ekspor beras dari wilayah Merauke, Papua ke tiga negara pasifik, yakni Samoa, Fiji, dan Vanuatu.

Bahkan Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan kado spesial pada 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK dengan melakukan ekspor beras sebanyak 25 Ton ke Malaysia dari wilayah perbatasan Sanggau, Kalimantan Barat pada hari Kamis, (19/10/2017). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, Kalbar mengalami surplus beras hingga 350 ribu ton. Kabupaten Sanggau sendiri surplus beras melebihi 50 ribu ton.

“Ekspor saat ini hanyalah permulaan, ke depannya akan dilakukan lagi pengiriman lainnya ke Malaysia,” ujar Amran.

Ke depannya, importir Malaysia meminta suplai beras dari Indonesia sebanyak 140 ribu ton.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.