Raih Reisgraag Award, Indonesia Targetkan Peningkatan Turis Asal Eropa

Utrecht – Mengawali tahun 2019, Indonesia menerima penghargaan Reisgraag Award sebagai the Best Destination. Ini merupakan penghargaan pertama yang diterima Indonesia sejak pertama kali diluncurkannya penghargaan tersebut pada tahun 2011.

Penghargaan diserahkan secara resmi pada Networking and Gathering Event Indonesia di hari pertama Pameran Pariwisata Vakantiebeurs 2019 di Utrecht, Belanda. Pameran Vakantiebeurs 2019 merupakan pameran pariwisata terbesar di wilayah Benelux, yang dikunjungi oleh calon-calon dari negara-negara Benelux dan negara Eropa lainnya.

Selain dihadiri ratusan ribu pengunjung, Vakantiebuers 2019 juga diliput oleh sekitar 100 media dari berbagai negara dan travel bloggers.

Pada pameran yang berlangsung tanggal 9-13 Januari 2019 di Jaarbeurs, Utrecht, kali ini, Kementerian Pariwisata RI menggandeng 21 industri pariwisata yang terdiri dari 11 travel agent/tour operator, 10 hotel, 2 organisasi kepariwisataan dan Garuda Indonesia.

“Dengan berjuta pesona yang dimiliki Indonesia, wisatawan asing yang datang ke Indonesia akan dimanjakan oleh obyek-obyek wisata yang menarik dan unik dari Aceh sampai Papua dengan fasilitas pendukung yang nyaman dan berkualitas, seperti penerbangan langsung dan hotel-hotel yang berkelas,” ucap Duta Besar untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja pada sambutan pembukaan Paviliun Wonderful Indonesia.

Di Paviliun Wonderful Indonesia, pengunjung tidak hanya akan mendapatkan informasi seputar destinasi wisata di Indonesia, namun juga bisa menikmati beragam sajian tentang kekayaan budaya Indonesia. Melalui pertunjukan tarian, karnaval, musik, body painting, serta pemutaran film, pengunjung diajak untuk mengeksplorasi keindahan alam, kesenian dan kerajinan yang unik, serta kekayaan gastronomi Indonesia.

Selain menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah promosi yang dilakukan sepanjang tahun 2018, Wesaka Puja juga mendorong semua partner Wonderful Indonesia untuk terus kreatif menampilkan tiga aspek 3B yaitu Beauty, Branding, and Bridging.

Agustini Rahayu, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV/Eropa Kementerian Pariwisata RI secara terpisah mengemukakan bahwa partisipasi Indonesia dalam kegiatan ini juga digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai proses pemulihan destinasi pariwisata yang terdampak bencana alam seperti Lombok.

“Utamanya, membagi informasi kesiapan Indonesia untuk kembali menerima wisatawan, dengan langkah recovery yang dilakukan. Serta, penyampaian program promosi Wonderful Indonesia destinations 2019 di Belanda dengan strategi-strategi baru yang lebih fresh mencakup promosi melalui tourism hub,” ujar Agustini.

Partisipasi Wonderful Indonesia tahun ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisman asal Benelux, khususnya wisatawan dari Belanda yang rerata pertumbuhannya dari 2012-2017 mencapai 7,57% pertahun. Dengan demikian, diharapkan target 230.000 wisman Belanda yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 2019 dapat tercapai.

Lebih lanjut,  Program-program konkret yang dilaksanakan Kemenpar RI untuk pasar Belgia, Belanda, dan Luxemburg (Benelux) antara lain:

a. Famtrip yang mengundang 50 pax untuk Media dan Travel Agents/Tour Operator.

b. Sales Mission yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2019 di Amsterdam dan Brussel

c. Insentif Airlines/Wholesaler berupa Joint Promotion pada tahun 2018.

d. Membidik wisman Belanda di Tourism Hub, yang merupakan salah satu strategi Pamungkas Menteri Pariwisata yang digunakan untuk mempercepat pencapaian target wisman asal Belanda.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.