Satu Dasawarsa Sukuk Negara, Menkeu: Instrumen Penting Pembiayaan APBN

Jakarta – Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam rangka menyambut sepuluh tahun diluncurkannya Sukuk Negara menyelenggarakan acara bertema “Satu Dasawarsa Sukuk Negara untuk Kemaslahatan Bangsa” di Gedung Dhanapala, Jakarta. Peringatan ini sekaligus bertujuan untuk menyampaikan perkembangan Sukuk Negara selama sepuluh tahun terakhir.

“Pemerintah mulai menerbitkan Sukuk Negara sejak tahun 2008 untuk memperluas alternatif sumber pembiayaan APBN sekaligus mengembangkan pasar keuangan syariah,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Sukuk Negara sebagai instrumen penyerapan dan pemanfaatan dana masyarakat berperan penting dalam pembiayaan APBN, dalam sepuluh tahun terakhir. Lebih dari itu, Sukuk Negara pun merupakan katalis perkembangan industri keuangan syariah, baik di dalam negeri maupun internasional.

“Kalau kita lihat dari sisi Islamic Finance Country Index, Indonesia itu ada urutan keenam kita masih di bawah Malaysia, Iran, Saudi, United Arab Emirates. Jadi kita sekarang nomor ke 6. Kalau dilihat dari sisi hal ini berarti kalau dengan mata optimis kita mengatakan kita punya potensi yang sangat besar,” kata Menkeu.

Ke depan, Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan Sukuk Negara sebagai bagian dari creative dan innovative financing dalam pembiayaan APBN diantaranya melalui pengembangan Waqf Linked Sukuk dan pengembangan platform elektronik untuk layanan penjualan SBSN ritel secara online melalui Sukuk Tabungan ST-002.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.