Segera Diluncurkan, Indonesia Produksi Sendiri Kendaraan Pedesaan

Tangerang – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika meninjau persiapan pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (1/8/2018), meninjau paviliun Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (Ammdes). Kendaraan yang diinisiasi oleh Kemenperin ini akan diluncurkan pada pembukaan GIIAS 2018 yang rencananya dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Airlangga, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) guna memacu produksi Ammdes. Saat ini, industri dalam negeri telah mampu memproduksi sebanyak 184 jenis komponen atau setara 70 persen dari nilai total pengembangan alat transportasi untuk penumpang dan hasil pertanian tersebut.

“Melalui konsolidasi dengan pelaku industri nasional, kami berhasil memfasilitasi dalam membangun komitmen kerjasama dengan lebih dari 70 industri yang siap menjadi pemasok komponen AMMDes, di mana sebagian besar adalah industri kecil dan menengah (IKM),” paparnya.

Ammdes dirancang dengan fungsi multiguna, tidak hanya untuk alat transportasi membawa hasil-hasil pertanian dari desa ke kota, tetapi juga bisa sebagai alat produksi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di pedesaan. Dengan fungsi multiguna tersebut, Ammdes dapat membantu Kelompok Usaha Bersama (KUB), Koperasi, Gapoktan, Bumdes dan kelompok petani atau nelayan lainnya.

Ammdes pun dilengkapi dengan spesifikasi teknis khusus agar dapat mengakses daerah-daerah yang pembangunan infrastrukturnya masih tertinggal. Dengan demikian, akan menstimulus kegiatan ekonomi di wilayah tersebut sehingga mengurangi ketimpangan antara desa dan kota.

Selain dampak positif dibidang ekonomi, program AMMDes juga membuka peluang bagi pelaku industri untuk menguasai kemampuan bidang penelitian dan pengembangan (R&D), terutama rancang bangun dan teknologi desain. “Penguasaan teknologi ini sangat penting sebagai landasan pengembangan dan kemandirian industri dalam negeri kedepan,” tegas Airlangga.

Pihaknya pun berkomitmen memacu industri otomotif nasional untuk terus mengembangkan kendaraan yang mengikuti teknologi dan selera konsumen saat ini. “Agar bisa berkompetisi di pasar global, produk otomotif harus memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, hemat bahan bakar, ramah lingkungan, serta memiliki harga terjangkau,” ungkapnya.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.