Selesai Dikerjakan, Bendungan Rotiklot di NTT Mulai Dilakukan Pengisian

Atambua – Setelah groundbreaking dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Desember 2015, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhirnya menyelesaikan konstruksi Bendungan Rotiklot. Bendungan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT)) ini pun kemudian dilakukan pengisian awal (impounding) pada Kamis (13/12/2018).

Dirjen SDA Hari Suprayogi mengatakan, proses pengisian Bendungan Rotiklot dilakukan setelah memperoleh sertifikat dari Komisi Keamanan Bendungan. Dengan kapasitas tampung 3,3 juta m3, diharapkan sudah terisi sesuai elevasi rencana pada akhir musim hujan 2019.

“Bendungan ini memiliki manfaat untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat dan kegiatan Pelabuhan Atapupu sebesar 40 liter/detik, suplai irigasi seluas 149 hektar, pengendalian banjir dan pariwisata,” kata Hari Suprayogi pada acara pengisian awal Bendungan Rotiklot yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, dan Wakil Bupati Belu JT. Ose Luan.

Untuk meningkatkan ketahanan air dan pangan di NTT, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Ditjen SDA secara bertahap meningkatkan jumlah tampungan air di Provinsi NTT. Keberadan tampungan air seperti Bendungan dan embung sangat penting karena musim hujan di NTT sangat pendek yakni 3-4 bulan.

“Pembangunan bendungan Rotiklot yang berbatasan langsung dengan Timor Leste ini dikerjakan oleh PT. Nindya Karya (Persero)-PT. Universal Suryaprima (KSO) menggunakan dana dari APBN senilai Rp 496 miliar,” jelas Hari.

Sebanyak tujuh bendungan dibangun di NTT, dimana dua di antaranya sudah selesai yakni Bendungam Raknamo di Kabupaten Kupang dan Rotiklot di Kabupaten Belu. Dua bendungan lain yakni Napun Gete di kabupaten Sika dan Temef di Kabupaten Timur Tengah Selatan dalam tahap pembanguan.

Adapun satu bendungan lainnya sedang dalam tahap persiapan, yakni Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang yang akan dimulai pada 2019. Kementerian PUPR juga merencanakan pembangunan dua bendungan baru lainnya yakni Bendungan Mbay/Lombo di Kabupaten Nagekeo dan Bendungan Kolhua di Kota Kupang.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.