Sukses Tingkatkan Transaksi, Buyer TEI 2018 Akan Tinjau Potensi Daerah

Tangerang – Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 di ICE BSD City, Tangerang, Banten berakhir dengan sukses pada hari Minggu (28/10/2018) pukul 12.00 WIB. Dari segi jumlah peserta pameran, tahun ini ada sebanyak 1.160 perusahaan yang berpartisipasi. Jumlah ini lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebanyak 1.100 peserta atau naik 5 persen dibanding peserta tahun lalu yang sebanyak 1.108 peserta.

Jumlah pengunjung hingga berakhirnya acara tercatat sebanyak 28.155 orang dari 132 negara. Jumlah ini meningkat sebesar 1,6% dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 27.711 orang dari 117 negara.

Dari jumlah tersebut, pengunjung mancanegara mencapai 5.183 orang dengan jumlah terbanyak berasal dari Malaysia (371 pengunjung), Arab Saudi (312 pengunjung), Afghanistan (276 pengunjung), China (273 pengunjung), dan Jepang (239 pengunjung). Beberapa tamu kenegaraan yang hadir melihat-lihat arena TEI 2018 yaitu Wakil Presiden Panama Isabel Saint Malo, serta Delegasi asal Serawak, Malaysia; Mesir; dan Maroko.

Pada TEI 2018 kali ini, terlaksana sejumlah kegiatan yang mendukung kesuksesan bisnis dan perdagangan. Kegiatan tersebut yaitu Forum Trade, Tourism, Investment (TTI), Diskusi Regional, gelar wicara, kompetisi usaha rintisan berorientasi ekspor, business matching, dan forum bisnis terpadu.

Seperti penyelenggaraan Pameran Pangan Nusa sebagai rangkaian TEI 2018 misalnya, pelaksanaannya sukses menarik animo pengunjung. Tahun ini Pameran Kuliner dan Pangan Nusantara mencatatkan transaksi yang signifikan sebesar USD 680 ribu, termasuk MoU pembelian wine Bali senilai USD 10 ribu.

Demikian halnya misi dagang lokal Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan pada 26 Oktober 2018, sukses mencatatkan transaksi USD 85,6 juta dengan 10 besar produk-produk unggulan yaitu gula semut, kunyit basah, bawang putih, manggis, lada putih, jambu merah, beras jagung, telur, arang batok kelapa, dan tepung tapioka.

“Capaian TEI 2018 merupakan sinyalemen positif dari para buyers terhadap produk-produk Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global,” tegas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada penutupan TEI 2018.

Hadir pula pada penutupan TEI 2018 perwakilan dari para sponsor penyelenggaraan TEI 2018, yaitu BPDP Kelapa Sawit, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, dan Garuda Indonesia. Mendag Enggar memberikan apresiasi yang tinggi kepada para sponsor, pihak penyelenggara yang berperan besar untuk pelaksanaan TEI 2018 sehingga sukses terselenggara tanpa pendanaan dari APBN.

“Pada penyelenggaraan TEI untuk yang kedua kalinya di ICE BSD City ini, kami bersyukur sejumlah perbaikan dapat dirasakan para buyers dan pengunjung, terutama dalam aspek kenyamanan tempat dan logistik. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pihak yang telah berkontribusi, termasuk Debindo sebagai pihak jasa penyelenggara,” ujar Enggar.

Kehadiran para buyers pada TEI 2018 akan dilanjutkan dengan kunjungan ke daerah-daerah untuk melihat produk-produk yang potensial dan meninjau pabrik-pabrik secara langsung. “Dengan kegiatan lanjutan dari para buyers tersebut, diharapkan juga dapat memberikan potensi kerja sama lanjutan yang dapat meningkatkan kinerja ekspor nasional sehingga target ekspor 11 persen dapat tercapai,” pungkasnya.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.