Telah Dikucurkan Rp187 Triliun, Presiden: Dana Desa Harus Tepat Sasaran

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan mengenai dana desa dalam Acara Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Tahun 2018, di Graha Pradipta Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Rabu (25/7/2018). Menurutnya, tahun 2015 telah dikucurkan dana desa sebesar 20 triliun, lalu tahun 2016 dikucurkan lagi 47 triliun, serta pada tahun 2017 dan 2018 masing-masing 60 triliun.

“Dalam sejarah anggaran di negara kita, 187 triliun dalam 4 tahun, gede sekali. Oleh sebab itu, penggunaannya harus tepat sasaran. Apa yang diperlukan desa itu, kerjakan dengan dana desa ini,” sambung Presiden seraya memberikan contoh pekerjaan seperti irigasi, jalan maupun keperluan produktif lainnya.

Jokowi juga menyampaikan agar setelah desa mendapatkan anggaran, pembelian barang-barang material itu tetap dibeli di desa atau sekitarnya dan jangan di kota.

“Untuk apa? agar uang itu beredar di situ terus, perputaran uangnya ada di desa, perputarannya ada di lingkup Kecamatan. Jangan dilarikan ke kota lagi, ke kota nanti lari ke Jakarta uangnya, lari ke Jakarta lagi,” tegasnya meski ada keuntungan atau lebih murah jika dibeli di kota.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menitipkan pesan mengenai radikalisme dan terorisme yang menjadi tantangan hampir semua negara sekarang ini.

“Aparat desa juga harus ikut menjelaskan, menerangkan, ikut mengawasi agar desanya tidak berurusan dengan yang namanya radikalisme dan terorisme,” tegasnya seraya memberikan contoh Afghanistan yang bertikai sesama saudara hingga sekarang.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara kali ini, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negra Pratikno, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.