Tinjau Layanan OSS BKPM, Jokowi: Saya Ingin Pastikan Sistemnya Berjalan Baik

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong meninjau layanan Online Single Submission (OSS), di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BKPM, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/1/2019).

“Saya ingin memastikan, bahwa OSS yang dulunya berada di Kantor Kemenko Perekonomian dan kini dipindahkan ke BKPM ini berjalan dengan baik,” ujar Jokowi kepada wartawan.

Dirinya ingin agar OSS bisa memberikan pelayanan yang cepat untuk perizinan-perizinan dengan sistem yang disederhanakan, online, bisa mengisi dari kantor, bisa mengisi dari rumah.

“Tadi saya bertanya ke beberapa investor yang datang, masyarakat yang ingin mengurus perizinannya. Ya, saya lihat ya cepat,” ucapnya.

Pada praktiknya, lanjutnya, di BKPM memang dibatasi. Sehingga 2 jam bisa mengurus izin-izin permulaan. “Itu langsung bisa jadi. Jadi, dengan izin Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin usaha sudah bisa langsung memulai investasinya,” kata Jokowi.

Setelah izin usaha terbit, lanjutnya, masih ada Service Level Agreement (SLA) yang harus diurus selama satu bulan, izin lokasi, izin lingkungan, dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Tapi sudah bisa memulai, sudah,” terang Presiden.

Menurutnya, kecepatan seperti ini yang diperlukan, karena memang yang paling sulit adalah mengintegrasikan di BKPM dengan 514 kabupaten/ kota dan 34 provinsi.  “Ini yang akan kita temukan sehingga nanti kecepatan di pusat juga ada kecepatan di daerah,” tegasnya.

Karena itu, ada Service Level Agreement. “Kalau satu bulan daerah tidak mengeluarkan, artinya sudah otomatis berjalan,” jelas Jokowi.

Diakuinya, pelayanan OSS masih perlu diperbaiki, terutama mengintegrasikan antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Sehingga proses perizinan sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

“Nanti, akhir bulan ini akan kita kumpulkan gubernur, bupati, wali kota untuk mensinkronkan, untuk mengintegrasikan sistem ini dengan sistem yang ada di daerah. Karena semua daerah sudah punya kok PTSP, provinsi punya, kabupaten punya, kota punya,” ungkap Jokowi.

Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.